Vaksin Rubella di 28 Provinsi Luar Jawa untuk Pemerataan Kualitas Kesehatan Warga

507

JAKARTA, TELEGRAM – Politisi Partai NasDem, Okky Asokawati mengatakan pemberian vaksin Mesleas Rubella (MR) yang dimulai 1 Agustus 2018 hingga September mendatang di 28 Provinsi di luar Jawa harus berjalan secara berkesinambungan sesuai dengan ketentuan yakni bagi anak berusia 9 bulan hingga 15 tahun.

“Jika pemberian vaksin ini berkesinambungan maka potensi ibu dan anak yang lahir dengan kondisi tidak sehat makin dapat diminimalisir.” jelasnya, Rabu (1/8) di Jakarta

Terkait soal kehalalan vaksin Rubella ini, Anggota Komisi IX DPR RI Periode 2014-2018 ini menjelaskan bahwa Kementerian Keaehatan harus memastikan produk vaksin Rubella ini harus mendapat sertifikasi halal dari Badan Jaminan Produk Halal.

“Langkah ini penting untuk memastikan setiap produk kesehatan harus terjamin dari sisi kehalalannya sebagaimana tertuang dalam UU No 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH).” katanya

“Jaminan kehalalan vaksin Rubella harus tertulis sertifikat halalnya sebagimana dicantumkan di Pasal 10 UU No 34/2014 “Sertifikat Halal adalah pengakuan kehalalan suatu Produk yang dikeluarkan oleh BPJPH berdasarkan fatwa halal tertulis yang dikeluarkan MUI”.” tambahnya

Menurutnya, pemberian vaksin Rubella yang saat ini difokuskan di luar Jawa diharapkan sebagai upaya pemerataan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia khususnya di luar Jawa dan Indonesia bagian timur.

“Harus diakui, kualitas kesehatan masyarakat Indonesia mengalami ketimpangan baik dari sisi fasilitas maupun kualitas. Tekad kuat pemerintahan Jokowi untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia harus didukung segenap komponen.” pungkasnya.[ham]