Jakarta, Telegram – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan Roeslani, ditemui di kantor pusat Ditjen Pajak, Jakarta, Selasa, 21 Februari 2017, mengatakan pilkada dua putaran DKI Jakarta tidak akan mengganggu iklim usaha. Hal ini karena rencana bisnis yang dijalankan perusahaan pada tahun ini telah memasukkan berbagai faktor dalam pilkada serentak.

“Kecuali ada ronde ketiga baru (berpengaruh), tapi Jakarta hanya dua putaran dan pengusaha sudah berasumsi berlangsung dua putaran, jadi investasi tetap jalan terus,” tegasnya.

Soal libur saat Pilkada, Rosan menyarankan diberikan kepada daerah yang menjalankan pemilihan atau Pilkada saja. Jangan diberikan kepada daerah yang tidak menjalankan Pilkada.

“Contoh, Pilkada di Jakarta, maka yang libur hanya karyawan yang ada di Jakarta, bukan semua daerah libur seperti yang terjadi belum lama ini,” tegas Rosan.

Jika sudah diharuskan untuk libur tapi tetap bekerja, lanjut dia, maka pekerja tersebut harus diberikan uang lembur.

“Kalau dikasih uang lembur, maka itu tidak sedikit dana yang dikeluarkan,” pungkas Rosan.

Sebagaimana diketahui, pemerintah menetapkan Rabu 15 Februari 2017 sebagai libur nasional. Penetapan ini tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 3 Tahun 2017. Dalam Kepres itu ditetapkan Rabu 15 Februari 2017 sebagai hari libur nasional dalam rangka pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, wali kota dan wakil wali kota tahun 2017. Kepres mulai berlaku sejak ditetapkan pada 10 Februari 2017.[ham/metrotvnews]